Tampilkan postingan dengan label Pendidikan Anak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan Anak. Tampilkan semua postingan

Jumat, 18 Januari 2013

Bingkisan Paling Berharga Untuk si Kecil Adalah Aqidah

Fase kanak-kanak merupakan tempat yang subur bagi pembinaan dan pendidikan. Masa kanak-kanak ini cukup lama, dimana seorang pendidik bisa memanfaatkan waktu yang cukup untuk menanamkan dalam jiwa anak, apa yang dia kehendaki. Jika masa kanak-kanak ini dibangun dengan penjagaan, bimbingan dan arahan yang baik, dengan izin Allah subhanahu wata’ala maka kelak akan tumbuh menjadi kokoh. Seorang pendidik hendaknya memanfaatkan masa ini sebaik-baiknya. Jangan ada yang meremehkan bahwa anak itu kecil.
Mengingat masa ini adalah masa emas bagi pertumbuhan, maka hendaknya masalah penanaman aqidah menjadi perhatian pokok bagi setiap orang tua yang peduli dengan nasib anaknya.

Bacaan Anak Muslim (BAM), Situs Belajar Muslim Kecil

Apa itu BAM?

Pernahkah para ummahat mengunjungi situs http://bam.raudhatulmuhibbin.org? Yup, di sanalah kita akan menemukan BAM, singkatan dari Bacaan Anak Muslim. Pertama kali saya berkunjung ke situs ini, tersirat dalam benak saya, “Wah, cocok sekali dengan jurusan kuliah saya..” Dan akhirnya saya pun jatuh cinta dan banyak mendownload file-file yang diupload di situs ini untuk dimanfaatkan saat ini maupun nanti.^^
bam 300x72 Bacaan Anak Muslim (BAM), Situs Belajar Muslim Kecil
Untuk mengenal lebih lanjut apa itu BAM dan apa saja yang ada di sana, yuk kita baca deskripsi yang saya ambil dari situs BAM sendiri!

Mari Membuat Jadwal Belajar Anak

Jadwal belajar anak ini bisa dilakukan di rumah, atau diterapkan di sekolah. kurikulum atau materinya bisa ambil di draft kurikulum pada postingan sebelumnya.

Nb: Jika jadwal ini diterapkan di rumah maka bisa lebih fleksibel waktunya. bisa siang atau sore menyesuaikan jadwal bundanya. tetapi tetap perhatikan keefektifan jam belajar.

Gaya Belajar Anak

Berhubung habis baca 10 tips Homeschooler dari milis Home-Ed dimana salah satu point anjurannya kepada keluarga homeschooler adalah “Learn All You Can About Learning Styles.” Saya berusaha menambah ilmu saya mengenai learning style anak-anak kami.
Ada satu buku bagus yang saya dapat mengambil manfaatnya mengenai gaya belajar. Salah satunya adalah buku “Temukan dan lesatkan Kelebihanmu Anakku!” karya Dawna Markova, Ph.D. Sebenarnya ada juga banyak buku sejenis mengenai gaya belajar, tetapi entah mengapa ketika membaca buku ini saya merasa lebih siap menerima informasi didalamnya, jadi rasanya lebih pas.

Tuntunan Pemberian Nama (Nama-Nama yang Makruh)

Nama-nama yang makruh untuk diberikan kepada bayi:
  1. Dimakruhkan memberi nama yang mengandung arti keberkahan, kebaikan atau yang menimbulkan rasa optimis, seperti nama Aflaha (beruntung), Naafi‘ (bermanfaat), Rabaah (keuntungan), Yasaar (kemudahan) dan lain-lain. Fungsinya agar tidak menimbulkan ganjalan dalam hati ketika yang dipanggil tidak berada di tempat sehingga dikatakan, “;Tidak ada”, sehingga seakan-akan mengatakan bahwa (misalnya) “Keberuntungan tidak ada”.Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
    و لا تُسَمِّيَنَّ غُلَامَكَ يَسَارًا وَ لاَ رَبَاحًا وَ لاَ نَجِيحًا وَ لاَ أَفْلَحَ, فَإِنَّكَ تَقُولُ : أَثَمَّ هُوَ؟ فَلاَ يَكُونُ فَيَقُولُ: لاَ
    “Jangan kalian namai hamba sahaya (atau anak) kalian dengan nama Yasaar, Rabaah, Najiih dan Aflaha. Sebab apabila kamu bertanya, “Apakah dia ada?” Jika ternyata tidak ada maka akan dijawab, “Tidak ada.” (HR. Muslim no. 2137)
    Maksud hadits di atas adalah misalnya apabila si hamba bernama Rabaah (beruntung), lalu ditanya, “Apakah Rabaah (keberuntungan) ada di sana?” Jika ternyata tidak ada maka akan dijawab, “Rabaah tidak ada (tidak ada keberuntungan).” Oleh karena itu nama seperti itu dimakruhkan.

Mendidik Anak Di Rumah

Pembelajaran anak di rumah berbeda dengan di sekolah. Pembelajaran di sekolah terikat dengan tempat, waktu, jadwal, kurikulum, dan seterusnya. Adapun mendidik anak di rumah berlaku setiap hari, bahkan setiap saat. Mengandaikan pendidikan anak sebagai prosedur khusus yang memerlukan waktu-waktu khusus, akan banyak menyita kesempatan orang tua. Mendidik anak menjadi tak alamiah dan tak menggembirakan. Sebaliknya terkesan sebagai beban, baik bagi anak maupun orangtua. Mendidik anak jadi seperti kursus dengan paket-paket yang dikemas dalam sebuah kurikulum dengan anak sebagi peserta wajib dan orangtua guru resminya. Kita sadar bahwa tidak semua orangtua mempunyai kapasitas dan kesempatan untuk itu. Ditambah lagi banyaknya faktor pendukung yang diperlukan.

20 Video Anak Penghafal Al-Qur’an

Anak-anak mudah terpengaruh dengan sesuatu yang dia lihat atau dengar. Sayang sekali, seringkali sesuatu yang mereka lihat atau dengar banyak didapatkan dari televisi atau tontonan yang kurang mendidik sehingga tentu saja mau tidak mau berpengaruh ke jiwa. Salah satu hal yang kami coba lakukan untuk memberi tontonan yang baik adalah memainkan video-video anak-anak penghafal Al-Qur’an kepada anak-anak.
Bayi Thoriq yang kini berusia 1, 5 tahun yang mulai suka “menonton”, alhamdulillah juga menerima ketika dipasangkan video-video yang menampilkan anak-anak yang membaca Al-Qur’an ini.
. وَلَقَدْ يَسَّرْنَا الْقُرْآنَ لِلذِّكْرِ فَهَلْ مِن مُّدَّكِرٍ
Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al-Quraan untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran?
(QS. Al-Qomar: 17)

1. Gardens of the Qur’an
Video ini termasuk favorit, walaupun durasinya lebih panjang dari video lainnya.

Kamis, 17 Januari 2013

Bolehkah Memukul Anak?

       Saudariku muslimah…permasalahan ini termasuk masalah yang wajib dipahami oleh setiap orangtua. Sikap yang diambil tentunya beragam sesuai dengan kesalahan yang dilakukan anak. Perlu diperhatikan apakah anak memahami kesalahan itu dan mengetahui dosa dan bahayanya ataukah tidak?
Keutamaan berlemahlembut
Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda,
إِنَّ الرِّفْقَ لاَيَكُوْنُ فِيْ شَيْئٍ إِلَّا زَانَهُ وَمَا يُنْزَعُ مِنْ شَيْئٍ إِلَّا شَانَهُ
“Tidaklah kelemahlembutan ada pada sesuatu kecuali akan menghiasainya dan tidaklah dicabut darinya melainkan akan memperjeleknya ” (HR. Bukhari 2594 dair ‘Aisyah radhiallahu’anha)

Yang Harus Dimiliki Orang Tua

         Orangtua sebagai pendidik utama bagi anak-anaknya harus memiliki sifat-sifat yang utama pula, agar kita meraih keberhasilan dalam pendidikan anak-anak kita. Meskipun mungkin hal tersebut sulit, namun kita harus berusaha semaksimal mungkin untuk memiliki sifat-sifat tersebut, sebab kita akan menjadi fokus teladan pendidikan bagi generasi baru, paling tidak sebagi fokus teladan bagi anak-anak kita. Mereka akan senantiasa menyorot kita selaku seorang pendidik dan pembimbing, karena kitalah contoh nyata yang mereka saksikan dalam kehidupan mereka.
Berikut beberapa karakter yang harus dimiliki orang tua…

Mengajak Anak Kecil Berpuasa

Dari Rubayyi’ binti Mu’awwidz; dia berkata, “Rasulullah mengutus untuk mengumumkan pada pagi hari asyura’ di wilayah kaum Anshar yang berada di sekitar kota Madinah.
من كان أصبح صائما فليتمّ صومه ومن كان أصبح مفطرا فليتمّ بقية يومه
Barang siapa yang pagi hari ini berpuasa, hendaklah menyelesaikannya. Barang siapa yang tidak berpuasa, hendaknya menahan (makan dan minum) sampai malam.’
Setelah adanya pengumuman itu, kami berpuasa dan mengajak anak-anak untuk melaksanakan puasa. Kami juga mengajak mereka ke masjid dan memberikan mereka mainan dari kulit (wol). Jika mereka menangis karena lapar, kami menyodorkan mainan sampai waktu berbuka puasa tiba.” (HR Bukhari dan Muslim)